Mengenal Pura Besakih, Pura Terbesar di Bali

Pura Besakih merupakan pura terbesar dan paling sakral di Bali. Terletak di lereng Gunung Agung, pura ini sering dijuluki sebagai “Mother Temple of Bali” karena menjadi pusat kegiatan keagamaan umat Hindu di Pulau Dewata.

Kompleks Pura Besakih sebenarnya terdiri dari lebih dari 80 pura, dengan Pura Penataran Agung sebagai pusat utamanya. Lokasinya yang berada di ketinggian sekitar 1.000 mdpl membuat suasana di sini terasa lebih sejuk dan menenangkan.

Sejarah Singkat Pura Besakih

Pura Besakih dipercaya sudah ada sejak abad ke-8 Masehi. Konon, pendeta dari Jawa bernama Rsi Markandeya melakukan pertapaan di wilayah ini dan kemudian mendirikan tempat suci yang menjadi cikal bakal Pura Besakih.

Sejak saat itu, pura ini berkembang menjadi pusat spiritual utama bagi umat Hindu di Bali dan menjadi lokasi berbagai upacara besar, termasuk upacara Eka Dasa Rudra yang dilaksanakan setiap 100 tahun sekali.

Daya Tarik Pura Besakih

  1. Arsitektur Megah Bernuansa Tradisional Bali

    Bangunan pura dengan gerbang candi bentar dan meru bertingkat menjadi spot yang sangat ikonik. Dari atas area pura, pengunjung juga bisa melihat panorama alam Bali yang indah.

  2. Latar Belakang Gunung Agung

    Pemandangan Gunung Agung yang menjulang tinggi di belakang kompleks pura memberikan suasana sakral sekaligus dramatis—terutama saat cuaca cerah.

  3. Suasana Religius yang Kental

    Jika berkunjung saat upacara keagamaan berlangsung, kamu bisa menyaksikan prosesi adat lengkap dengan pakaian tradisional Bali yang penuh warna.

Harga Tiket dan Jam Operasional

  • Tiket masuk wisatawan domestik: ± Rp 30.000 – Rp 50.000

  • Tiket masuk wisatawan mancanegara: ± Rp 60.000 – Rp 90.000

  • Jam buka: 08.00 – 18.00 WITA